Selasa, 01 November 2011

PERNYATAAN IF, IF-ELSE IF -ELSE IF,SWITCH

Saatnya memasuki pada bagian yang sangat penting dalam setiap bahasa pemrograman. Kalau anda pernah belajar bahasa pemrograman sebelumnya, maka tidak begitu berbeda dengan bahasa Java. Pada dasarnya semua bahasa pemrograman sama, hanya grammar-nya yang berbeda.

Penyeleksian Kondisi

Di java terdapat dua buah kata kunci untuk melakukan penyeleksian kondisi, yaitu if (if-else), dan switch, di materi ini, juga akan diperkenalkan operator ? untuk menggantikan kedudukan if-else.

Syntax atau aturan penulisan if :
if (kondisi)
pernyataan yang akan dieksekusi jika kondisi benar;

Syntax atau aturan penulisan if else ;
if (kondisi)
pernyataan yang akan dieksekusi jika kondisi benar;
else
pernyataan yang akan dieksekusi jika kondisi salah;

Syntax atau aturan penulisan if elseif else :

if (kondisi_1)
pernyataan yang akan dieksekusi jika kondisi_1 benar;
elseif (kondisi_2)
pernyataan yang akan dieksekusi jika kondisi_2 benar;
else
pernyataan yang akan dieksekusi jika kondisi_1 dan kondisi_2 salah;


Syntax atau penulisan switch :
switch (ekspresi) {
case nilai1 :pernyataan1;
break;
case nilaiN : pernyataanN;
break;
default :pernyataanDefault;

ket : ekspresi harus mengembalikan nilai byte, short, int, char. Tidak boleh ada yang sama nama dari case.

Di bawah ini contoh dari penggunaan if, if else, if elseif else dan operator ? pengganti if else.

Code:
class Contoh {
   public static void main(String[] args) {
 
   int a = 30;
   int b = 10;
 
   if (a < b) {
     System.out.println(a + “ < “ + b);
   }
   else {
     System.out.println(a + “ > “ + b);
    }
}


// penggunaan operator ? sebagai pengganti if else

Code:
class Contoh {
   public static void main(String[] args) {

   int a = 30;
   int b = 10;
   System.out.println( a > b ? a + " > " + b: a + " < " + b);
   }
}


// contoh program if- else if- else

Code:
class Contoh {
   public static void main(String[] args) {

   int a = 30;
   int b = 10;
 
   if (a < b) {
     System.out.println(a + “ < “ + b);
   } else if (a > b) {
     System.out.println(a + “ > “ + b);
   } else {
     System.out.println( a + “ = “ + b);
    }
  }
}

Di bawah ini contoh dari penggunaan switch sebagai alternatif pengganti blok if else.

Code:
class Contoh {
  public static void main(String[] args) {

  int hari = 2;
 
  switch (hari) {
    case 1:
    case 2:
    case 3:
    case 4:
    case 5:
    System.out.println(”Hari Kuliah”);
    case 6:
    case 7:
    System.out.println(“Hari Libur”);
    }
}

Tidak ada komentar:

Posting Komentar